Monday, October 25, 2010

Allah Bersemayam di Arsy !!!

Bahwa Allah itu mustahil dari sifat dibawah ini:
1. kebutuhan
2. kekurangan
3. keterbatasan
jadi jika ada sesuatu pemikiran tentang Allah dan Allah memiliki sifat diatas, 
maka harus dibuang.

Tetapi apakah bersemayam(nya Allah) mempunyai sifat seperti di atas?

Tidak ada yang salah dengan ayat berikut:

Allah lah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya 
dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas 'Arsy. Tidak ada bagi kamu 
selain dari padaNya seorang penolongpun dan tidak (pula) seorang pemberi 
syafa'at.. Maka apakah kamu tidak memperhatikan? QS. As Sajdah (32):4

sehingga tidak perlu penakwilan, begitu juga dengan 'bersemayam di atas 'Arsy' 
artinya bersemayam di atas 'Arsy.

Kalaulah 'bersemayam di atas Arsy' (dalam ayat tersebut) diartikan 'bertempat 
yang berarti memiliki batasan, dan bila memiliki batasan maka dia kekurangan, 
dan bila kekuranggan maka dia butuh akan sesuatu' tentu ini penafsiran yang 
salah.

Maka penafsirannya harus dikembalikan pada QS. Asy Syura (42):11

Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah yang Maha Mendengar 
dan Melihat. 

Jadi Allah memang bersemayam di atas Arsy dan jangan pernah tanya bagaimana. 
Jika Anda bertanya bagaimana maka Anda akan berpendapat sesuai dengan apa yang 
ada dipikiran Anda (tentu yang ada dipikiran kita adalah semua hal yang pernah 
kita lihat, kita dengar, kita rasa dan yang pernah kita indra). Semua hal yang 
bisa kita lihat, kita dengar, kita rasa dan yang pernah kita indra adalah 
berupa makhluk atau sifat makhluk. Dan Allah terbebas dari sifat makhluk atau 
sifat makhluk seperti yang Allah jelaskan sendiri pada QS. Asy Syura (42):11.

Untuk lebih jelas coba bertanya tentang:
Bagaimana Allah BERSEMAYAM DI ATAS 'ARSY? QS. As Sajdah (32):4
Bagaimana Allah MELIHAT? QS. Asy Syura (42):11
Bagaimana Allah MENDENGAR? QS. Asy Syura (42):11
Bagaimana Allah MELEMPAR? QS. Al Anfal (8):17
Bagaimana Allah MEMBUNUH? QS. Al Anfal (8):17

No comments: